Kami segenap admin @infoplk/Informasi Palangka Raya menyampaikan turut berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada seluruh
korban musibah, baik itu korban meninggal maupun luka-luka, saat
kecelakaan kapal cepat di kawasan Taman Nasional Sungai Sebangau,
Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Senin, 09/03/2020.
Kami berdoa untuk keluarga yang ditinggalkan semoga
diberi kesabaran dan ketabahan serta mendapat kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Bagi
korban luka semoga lekas pulih dan dapat beraktivitas seperti sediakala.
Sebagaimana diketahui bersama, musibah kecelakaan atau tabrakan antara kapal cepat milik TNI/Paspampres dan kapal cepat milik Taman Nasional Sebangau mengakibatkan 7 orang meninggal dunia. Korban jiwa dari TNI adalah Dandim 1011 Kuala Kapuas Letkol Kav. Bambang Kristianto Bawono, S.I.P. Sedangkan enam korban meninggal lainnya merupakan karyawan dari Taman Nasional Sebangau.
Kecelakaan ini terjadi saat pihak TNI/Paspampres sedang melakukan peninjauan pengamanan rute rencana kunjungan VVIP Raja dan Ratu Belanda yang dijadwalkan berkunjung ke Palangka Raya tanggal 11-13 Maret. Namun akibat kejadian ini, rencana kunjungan Raja Belanda Willem Alexander dan Ratu Belanda Maxima Zorreguieta Cerruti dibatalkan.
Tampilkan postingan dengan label sebangau. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label sebangau. Tampilkan semua postingan
Selasa, 10 Maret 2020
Kamis, 15 Maret 2018
Lima Potensi Taman Nasional Sebangau
Bicara tentang habitat orangutan Borneo, kebanyakan pasti berpikir tentang Taman Nasional Tanjung Puting. Pusat konservasi itu telah ditetapkan sebagai suaka margasatwa sejak 1937 oleh pemerintah Hindia Belanda. Namun, Kalimantan Tengah juga punya ekosistem lain yang dihuni ribuan orangutan, yakni Taman Nasional Sebangau.
Taman Nasional Sebangau adalah kawasan pelestarian gambut terbesar di Indonesia. Ia ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai taman nasional pada 2004. Meski tak jauh dari Kota Palangka Raya, kawasan konservasi itu berhasil menjaga habitat flora dan fauna yang tinggal di dalamnya.
Banyak yang bisa dilakukan pengunjung di Taman Nasional Sebangu tanpa merusak ekosistem. Mulai dari menyusuri Sungai Koran dengan perahu kano, treking di antara lahan gambut, dan melihat kekayaan hayati yang dimilikinya. Flora dan fauna apa saja yang bisa kita lihat di Taman Nasional Sebangau? Yuk, simak dalam infografik di samping (klik untuk memperbesar).
Sumber: Kumparan
Taman Nasional Sebangau adalah kawasan pelestarian gambut terbesar di Indonesia. Ia ditetapkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai taman nasional pada 2004. Meski tak jauh dari Kota Palangka Raya, kawasan konservasi itu berhasil menjaga habitat flora dan fauna yang tinggal di dalamnya.
Banyak yang bisa dilakukan pengunjung di Taman Nasional Sebangu tanpa merusak ekosistem. Mulai dari menyusuri Sungai Koran dengan perahu kano, treking di antara lahan gambut, dan melihat kekayaan hayati yang dimilikinya. Flora dan fauna apa saja yang bisa kita lihat di Taman Nasional Sebangau? Yuk, simak dalam infografik di samping (klik untuk memperbesar).
Sumber: Kumparan
Langganan:
Postingan (Atom)