Halo, kawan-kawan. Sensus Penduduk Online 2020 sudah dimulai sejak tanggal 15 Februari hingga 31 Maret 2020 mendatang. Yuk, silakan langsung mengisi dengan mengunjungi alamat website http://sensus.bps.go.id
Baru saja kami melakukan pengisian Sensus Penduduk Online 2020. Selain mudah dimengerti, ternyata gampang sekali untuk mengisinya kok. Palingan cuma menghabiskan waktu sekitar 5-10 menit saja. Yang terpenting sebelum melakukan pengisian, harap persiapkan dulu NIK/KTP, Nomor KK, dan Akta Nikah khusus bagi yang sudah menikah.
Bagi kawan-kawan yang tidak bisa mengisi (mungkin NIK dan Nomor KK belum masuk sistem), atau tidak sempat karena tidak memiliki waktu, jangan khawatir. Sebab Petugas Sensus Penduduk akan mendatangi rumah-rumah dan melakukan wawancara pada bulan Juli 2020 nanti.
Mari kita berpartisipasi membantu pemerintah untuk mendapatkan data kependudukan yang akurat dan mutakhir sehingga pengambilan kebijakan terkait kependudukan dan perencanaan pembangunan akan lebih baik.
Salam.
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info. Tampilkan semua postingan
Senin, 17 Februari 2020
Jumat, 23 Agustus 2019
Tugu Dewan Nasional Saksi Bisu Kalteng Calon Ibu Kota
Sejarah tentang tugu ini ada di dalam buku berjudul Kronik Kalimantan (ditulis oleh Nila Riwut) dan pernyataan dari almarhum Prof. Dr. Roeslan Abdulgani yang saat itu menjadi Wakil Dewan Nasional dan menjadi atasan Gubernur Kalteng Tjilik Riwut. Pernyataan dalam bentuk video tersebut diabadikan oleh cucu Tjilik Riwut, Clara Anindita.
Penetapan calon ibu kota ditetapkan dalam sebuah rapat atau kongres Dewan Nasional yang diketuai oleh Presiden Soekarno. Tjilik Riwut yang saat itu adalah Gubernur Kalteng menjadi salah satu anggota Dewan Nasional (bahkan mewakili Kalimantan). Dengan membawa data-data dan peta sebagai pelengkap, Tjilik Riwut mengusulkan agar ibu kota harus dipindahkan ke luar Jakarta. Selain karena Jakarta sudah banyak diisi oleh kepentingan asing, juga karena Kalteng berada persis di tengah-tengah Indonesia dan tidak akan diganggu oleh kekuatan-kekuatan luar. Gagasan dari Tjilik Riwut ini langsung diterima oleh seluruh anggota Dewan Nasional dan sepakat Kalteng akan menjadi ibu kota.
Kemudian Bung Karno membentuk panitia untuk menindaklanjuti usulan tersebut. Presiden Soekarno juga memerintahkan Prof. Roeslan Abdulgani untuk meresmikan Tugu Dewan Nasional sebagai penanda kesepakatan. Tugu tersebut dibangun di Jl. Tangkiling Km 2,5 yang kini posisinya ada di halaman Museum Balanga Jl. Tjilik Riwut, Palangka Raya.
Dirangkum dari berbagai sumber: Nila Riwut, Esau A. Tambang, Kalteng Pos, dan Tabengan Online.
Senin, 12 Agustus 2019
Viral 2 Siswi SMA Temukan Obat Kanker Payudara dari Herba Tradisional Dayak
Media sosial belakangan ini dihebohkan oleh prestasi 2 siswi SMAN 2 Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah. Keduanya meneliti herba tradisional Suku Dayak untuk obati kanker payudara.
Dua putri dari tanah Dayak tersebut berhasil mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia di mata dunia. Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri sukses memperkenalkan obat tradisional yang mampu menyembuhkan penyakit tumor ganas, yaitu kanker payudara, di kompetisi internasional.
Dikutip dari Official Account Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Aysa dan Anggina sebelumnya telah mengikuti lomba Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Bandung (UPI).
Setelah lolos menjadi salah satu pemenang di perlombaan YNSF, keduanya dikirim sebagai perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan pada 25-27 Juli 2019 lalu.
Kedua siswi dari SMAN 2 Kota Palangka Raya ini berhasil meraih Gold Medals dalam ajang WICO melalui obat kanker yang dihasilkan dari tanaman alami. Tamanan yang mereka perkenalkan dalam ajang tersebut adalah Akar Bajakah Tunggal yang berasal dari tanah Kalimantan Tengah.
Diberitakan detikHealth sebelumnya, kanker payudara terjadi akibat pertumbuhan sel-sel dibagian payudara secara abnormal dan tidak terkendali. Sel tersebut akan membelah dengan waktu yang sangat cepat dan berkumpul untuk membentuk sebuah benjolan. Pada akhirnya, sel tersebut akan menyebar ke bagian organ tubuh lainnya.
Sayangnya, saat dihubungi detikHealth, Aysa maupun Anggina masih belum berkenan untuk diwawancara. Demikian juga dengan guru pembimbing mereka, Helita, mengaku belum memiliki waktu untuk menjawab pertanyaan seputar prestasi kedua siswi bimbingannya tersebut.
"Maaf, untuk sementara ini kami lagi padat, Mbak," kata Helita.
Sumber: Detik
Dua putri dari tanah Dayak tersebut berhasil mencetak prestasi yang membanggakan bagi Indonesia di mata dunia. Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri sukses memperkenalkan obat tradisional yang mampu menyembuhkan penyakit tumor ganas, yaitu kanker payudara, di kompetisi internasional.
Dikutip dari Official Account Indonesian Young Scientist Association (IYSA), Aysa dan Anggina sebelumnya telah mengikuti lomba Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Bandung (UPI).
Setelah lolos menjadi salah satu pemenang di perlombaan YNSF, keduanya dikirim sebagai perwakilan dari Indonesia untuk mengikuti World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan pada 25-27 Juli 2019 lalu.
Kedua siswi dari SMAN 2 Kota Palangka Raya ini berhasil meraih Gold Medals dalam ajang WICO melalui obat kanker yang dihasilkan dari tanaman alami. Tamanan yang mereka perkenalkan dalam ajang tersebut adalah Akar Bajakah Tunggal yang berasal dari tanah Kalimantan Tengah.
Diberitakan detikHealth sebelumnya, kanker payudara terjadi akibat pertumbuhan sel-sel dibagian payudara secara abnormal dan tidak terkendali. Sel tersebut akan membelah dengan waktu yang sangat cepat dan berkumpul untuk membentuk sebuah benjolan. Pada akhirnya, sel tersebut akan menyebar ke bagian organ tubuh lainnya.
Sayangnya, saat dihubungi detikHealth, Aysa maupun Anggina masih belum berkenan untuk diwawancara. Demikian juga dengan guru pembimbing mereka, Helita, mengaku belum memiliki waktu untuk menjawab pertanyaan seputar prestasi kedua siswi bimbingannya tersebut.
"Maaf, untuk sementara ini kami lagi padat, Mbak," kata Helita.
Sumber: Detik
Selasa, 26 Februari 2019
Gubernur Kalimantan Tengah Kedua Ir. Reinout Sylvanus Wafat
Kami segenap admin @infoplk menghaturkan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Ir. Reinout Sylvanus
pada hari ini Senin, 25 Februari 2019 di RS PGI Cikini Jakarta. Semoga
keluarga besar yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan dari
TYME.
Bapak Ir. Reinout Sylvanus merupakan Gubernur kedua provinsi Kalimantan Tengah periode 1967-1978. Ia berasal dari Suku Dayak Ngaju-Ot Danum dan merupakan keturunan dari Damang Batu tokoh yang mempersatukan seluruh suku Dayak di Kalimantan dalam rapat besar Tumbang Anoi. Tutup usia dalam usia 90 tahun 10 bulan setelah sebelumnya dirawat akibat mengidap sakit gangguan pernafasan dan batuk berdahak di RS PGI Cikini Jakarta.
Info yang diperoleh, jenazah Bapak Ir. Reinout Sylvanus akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang Palangka Raya pada hari Rabu, 27 Februari 2019 secara militer.
Bapak Ir. Reinout Sylvanus merupakan Gubernur kedua provinsi Kalimantan Tengah periode 1967-1978. Ia berasal dari Suku Dayak Ngaju-Ot Danum dan merupakan keturunan dari Damang Batu tokoh yang mempersatukan seluruh suku Dayak di Kalimantan dalam rapat besar Tumbang Anoi. Tutup usia dalam usia 90 tahun 10 bulan setelah sebelumnya dirawat akibat mengidap sakit gangguan pernafasan dan batuk berdahak di RS PGI Cikini Jakarta.
Info yang diperoleh, jenazah Bapak Ir. Reinout Sylvanus akan dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Sanaman Lampang Palangka Raya pada hari Rabu, 27 Februari 2019 secara militer.
Sabtu, 12 Mei 2018
Admin Sosmed dan Blogger @infoplk: Kita Harus Bijak Bersosial Media
Temu Blogger dan Media dengan tema "Tahun Politik; Bagaimana Media Harus Bersikap?” yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik Provinsi Kalimantan Tengah di Rollaas Cafe Palangka Raya, Sabtu (12/5). Nampak hadir dalam acara tersebut admin media sosial dan blogger yang ada di Palangka Raya dan Kepala Dinas Kominfo Kabupaten/Kota se-Kalimantan Tengah.
Anthony Sinaga selaku admin medsos @infoplk dan juga blogger menuturkan “Saya sangat setuju dengan acara ini karena sangat penting sekali untuk memberikan edukasi kepada followers dan netizen bagaimana kita harus bijak dalam bersosial media dan berinternet, mengingat saat ini banyak ujaran kebencian dan hoax yang beredar di masyarakat” ujarnya kepada tim MMC.
Beliau juga mengatakan tantangan yang dihadapi oleh blogger dan admin media sosial sangat banyak, salah satunya yaitu berita hoax atau berita bohong yang harus dihilangkan secara bertahap dengan cara memberikan data yang benar sesuai dengan fakta yang ada.
Harapannya kita harus lebih bijak dalam bermedia sosial dan internet, juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Saat ini pemerintah mulai gencar membantu mempublikasikan berita mana yang benar dan salah. Di tahun politik ini terutama, situasi sudah mulai memanas karena adanya berita hoax dan ujaran kebencian, sehingga kepada pemerintah diharapkan agar berupaya lebih baik lagi.
Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/1735/admin-sosmed-dan-blogger-infoplk-kita-harus-bijak-bersosial-media
Anthony Sinaga selaku admin medsos @infoplk dan juga blogger menuturkan “Saya sangat setuju dengan acara ini karena sangat penting sekali untuk memberikan edukasi kepada followers dan netizen bagaimana kita harus bijak dalam bersosial media dan berinternet, mengingat saat ini banyak ujaran kebencian dan hoax yang beredar di masyarakat” ujarnya kepada tim MMC.
Beliau juga mengatakan tantangan yang dihadapi oleh blogger dan admin media sosial sangat banyak, salah satunya yaitu berita hoax atau berita bohong yang harus dihilangkan secara bertahap dengan cara memberikan data yang benar sesuai dengan fakta yang ada.
Harapannya kita harus lebih bijak dalam bermedia sosial dan internet, juga memberikan edukasi kepada masyarakat. Saat ini pemerintah mulai gencar membantu mempublikasikan berita mana yang benar dan salah. Di tahun politik ini terutama, situasi sudah mulai memanas karena adanya berita hoax dan ujaran kebencian, sehingga kepada pemerintah diharapkan agar berupaya lebih baik lagi.
Sumber: https://mmc.kalteng.go.id/berita/read/1735/admin-sosmed-dan-blogger-infoplk-kita-harus-bijak-bersosial-media
Senin, 29 Januari 2018
Pernikahan Gubernur Kalimantan Tengah
Pada tanggal 25 Januari 2018 lalu, Gubernur Kalimantan Tengah Bapak Sugianto Sabran resmi mempersunting Ibu Yulistra Ivo Azhari. Akad dan resepsi pernikahan dilaksanakan di Rumah Jabaran Gubernur Kalimantan Tengah Istana Isen Mulang yang berada di kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya. Acara pernikahan Gubernur ini dihadiri langsung oleh Wakil Presiden Republik Indonesia M. Jusuf Kalla, Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan Megawati Soekarnoputri, dan beberapa pejabat negara lainnya.
Acara pernikahan yang dimulai sejak Pkl. 07.00 WIB pagi hingga Pkl. 17.00 WIB sore dapat dikatakan berjalan dengan lancar dan sukses. Tampak masyarakat turut menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mempelai dengan datang ke Istana Isen Mulang. Sebagai jamuan dari Bapak Gubernur, di tengah-tengah Bundaran Besar disediakan berbagai aneka hidangan makanan dan minuman yang ditujukan kepada seluruh warga Kota Palangka Raya.
Melalui kesempatan ini kami dari @infoplk menyampaikan ucapan selamat berbahagia atas pernikahan Bapak Sugianto Sabran dan Ibu Yulistra Ivo Azhari. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah.
Sumber foto: @rochim110981/Instagram
Acara pernikahan yang dimulai sejak Pkl. 07.00 WIB pagi hingga Pkl. 17.00 WIB sore dapat dikatakan berjalan dengan lancar dan sukses. Tampak masyarakat turut menyampaikan ucapan selamat secara langsung kepada mempelai dengan datang ke Istana Isen Mulang. Sebagai jamuan dari Bapak Gubernur, di tengah-tengah Bundaran Besar disediakan berbagai aneka hidangan makanan dan minuman yang ditujukan kepada seluruh warga Kota Palangka Raya.
Melalui kesempatan ini kami dari @infoplk menyampaikan ucapan selamat berbahagia atas pernikahan Bapak Sugianto Sabran dan Ibu Yulistra Ivo Azhari. Semoga menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah dan rahmah.
Sumber foto: @rochim110981/Instagram
Rabu, 24 Januari 2018
Ada Jejak Rusia di Palangka Raya
Apakah iya? Kok bisa? Itu mungkin pertanyaan kamu saat melihat judul
video ini.
Ya, sebagian besar dari kita tidak mengetahui jejak tersebut. Salah satu negara asal timur Eropa pernah menginjakkan kaki di Pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Palangka Raya. Penasaran seperti apa? Yuk, simak video berikut!
Ya, sebagian besar dari kita tidak mengetahui jejak tersebut. Salah satu negara asal timur Eropa pernah menginjakkan kaki di Pulau Kalimantan, tepatnya di Kota Palangka Raya. Penasaran seperti apa? Yuk, simak video berikut!
Sumber: Kompas TV
Langganan:
Postingan (Atom)