Tampilkan postingan dengan label menolakasap. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label menolakasap. Tampilkan semua postingan

Kamis, 18 Juli 2019

Admin @infoplk Bagikan Masker N95 Gratis

Dikarenakan udara Kota Palangka Raya yang semakin tidak kondusif (terlihat kabut asap tipis dan bau yang menyengat), sore tadi (Kamis, 18/7/2019) sekitar pukul 16.15 WIB, admin @infoplk, yakni Anthony Sinaga, mengadakan giat membagikan 800 buah masker N95 gratis kepada warga Kota Palangka Raya yang melintasi Jalan Yos Sudarso (persis di depan Pos Polisi Bundaran Besar), Palangka Raya. Dalam kesempatan ini admin @infoplk turut menggandeng kawan-kawan dari ICI Palangka Raya dan Emergency Response Palangka Raya untuk membagikan masker. Warga ternyata cukup antusias dengan pembagian masker ini. Dalam waktu kurang lebih 15 menit, semua masker yang ada telah habis dibagikan.

Terima kasih atas bantuan dari kawan-kawan, rekan, dan bapak-bapak kepolisian (yang turut membantu kelancaran lalu lintas). Semoga kegiatan bagi masker ini dapat bermanfaat.


Diimbau kepada kita semua untuk peduli dengan alam sekitarnya. Stop bakar hutan dan lahan! Jangan biarkan kejadian karhutla tahun 2015 terulang kembali. Karena selain menguras tenaga, waktu, dan materi, juga memberikan dampak negatif pada kesehatan dan kehidupan masyarakat serta lingkungan.

Senin, 01 Oktober 2018

5 Tips Menjaga Kesehatan Saat Udara Penuh Kabut Asap

Kota Palangka Raya belakangan ini mulai diserang kabut asap. Walaupun tidak seberapa tebal, namun lumayan mengganggu aktivitas. Terlebih lagi baunya yang menyengat itu. Berikut kami berikan 5 tips menjaga kesehatan saat udara penuh kabut asap.

1) Perbanyak minum air putih. Air dapat melunturkan partikel-partikel buruk/jahat yang dibawa oleh asap. Di saat kepungan asap, minum air putih banyak berguna sebagai detoksifikasi alami dari tubuh.
2) Perbanyak makanan bergizi. Memakan makanan bergizi sudah tentu bagus buat kekebalan tubuh di tengah kualitas udara yang tidak sehat. Konsumsilah makanan yang mengandung antioksidan seperti vitamin C, vitamin E dan Omega-3.
3) Gunakan masker. Udara yang penuh asap tebal sama dgn kualitas udara yang buruk. Karena itu sebaiknya kurangi aktivitas di luar ruangan. Kalau memang tak bisa ditinggalkan, gunakanlah masker tiap kali berada di tempat terbuka. Supaya lebih steril, gunakan masker baru tiap bepergian.
4) Menutup jendela & pintu. Tutuplah jendela & pintu rapat-rapat. Tak peduli seberapa gerah dan pengabnya, langkah ini lebih baik ketimbang terpapar oleh partikel jahat yang ada di udara bebas. Bila memiliki AC, nyalakan saja. Biasanya AC memiliki filter untuk menyaring udara kotor.
5) Cuci tangan & wajah. Cucilah tangan & wajah setelah beraktivitas di luar. Bila hendak hasil yang maksimal, langsung mandi saja sekalian. Dengan mandi tubuh kita akan bersih dari paparan partikel jahat yang ada pada asap.

Demikian. Stay healthy, kawan! 

Selasa, 21 Agustus 2018

Kabut Asap Mengancam

Kabut Asap Mengancam. Demikian bunyi tajuk utama dari harian Kalteng Pos edisi hari Selasa, 21 Agustus 2018.

Kebakaran lahan belum bisa dicegah oleh pihak terkait. Palangka Raya dikepung karhutla (kebakaran hutan dan lahan). Tiap hari sirene mobil pemadam kebakaran menjadi hal lumrah didengar. Dalam sehari saja bisa ada 5 titik lebih kebakaran. Mulai dari Kelurahan Kalampangan, Petuk Katimpun, Kereng Bangkirai, Menteng, dan Bukit Tunggal. Ini dapat dibuktikan bahwa akhir-akhir ini setiap pagi dan malam Kota Palangka Raya sudah tercium bau asap yang cukup mengganggu.

Jika masyarakat terus menerus tak peduli dan melakukan pembakaran secara sporadis, maka Palangka Raya terancam kabut asap. Dibutuhkan kesadaran yang tinggi dari masyarakat untuk tidak membakar lahan. Masyarakat juga dihimbau bila ada yang melihat orang membakar lahan, segera laporkan hal tsb kepada pihak berwajib agar yang bersangkutan dapat diproses secara hukum.

Jangan biarkan kejadian kabut asap tahun 2015 terulang kembali. Karena selain menguras tenaga, waktu, dan materi, juga memberikan dampak negatif pada kesehatan dan kehidupan masyarakat serta lingkungan.

Tetap waspada. Jangan lengah!

Minggu, 11 Februari 2018

Relawan Urun Daya

Buat kawan-kawan yang ada di Kota Palangka Raya dan sekitarnya, Pulse Lab Jakarta sedang mencari 250 orang relawan proyek urun daya foto untuk membantu riset tentang kabut asap. Tugas relawan ini nantinya adalah mengambil foto situasi dari lokasi yang terkena kabut asap dalam kurun waktu Maret-Agustus 2018.

Bagi yang berminat, silakan mendaftarkan diri dengan cara mengisi form yang terdapat pada tautan ini: bit.ly/relawanurundaya. Pendaftaran ditutup pada tanggal 31 Maret 2018.

Demikian informasi yang bisa disampaikan. Atas perhatiannya diucapkan terima kasih.

Selasa, 29 Agustus 2017

Apa Kabar Perda Karhutla?

Pencabutan Peraturan Gubernur No. 52 tahun 2008 menyulitkan masyarakat untuk berladang. Pelarangan pembukaan lahan dengan cara tradisional masih belum diikuti dengan solusi. Penindakan tegas dilakukan kepada siapa saja yang membakar lahan membuat petani peladang gelisah. Produksi pertanian terutama padi terancam, padahal petani hanya menanam untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

Kalimantan Tengah memerlukan aturan pengganti yang mampu mengakomodir kebutuhan hidup masyarakat sekaligus mereduksi peluang terjadinya kebakaran lahan. Pengganti dari Pergub yang dicabut perlu dibuat dan revisi terhadap Peraturan Daerah yang memayunginya harus dilakukan. Masyarakat perlu kepastian hukum yang menjamin kelangsungan hidup, karena dilarang melarang tanpa solusi.